Pada 15 Oktober 2026, Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (DTE FTUI) menerima kunjungan dari The University of Queensland (UQ), Australia, yang dipimpin oleh Prof. Michael Bruenig, Head of the School of Electrical Engineering and Computer Science, beserta tim. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kemitraan akademik kedua institusi, khususnya dalam pengembangan program pendidikan berstandar internasional, perluasan mobilitas mahasiswa, serta penguatan kolaborasi di bidang riset dan pengembangan kurikulum.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati penjajakan dan pengembangan program Triple Degree melalui jalur pendidikan S1 Double Degree yang dilanjutkan ke jenjang Magister (S2). Program ini diharapkan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik lintas negara, memperluas wawasan global, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
Selain itu, dibahas pula pengembangan program Fast Track bagi mahasiswa S1 Reguler untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 di The University of Queensland, dengan memanfaatkan skema pendanaan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Skema ini diharapkan dapat membuka jalur yang lebih terstruktur bagi mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di universitas mitra, sekaligus memperkuat kesinambungan pendidikan sarjana dan pascasarjana.
Kerja sama yang dibahas tidak terbatas pada Program Studi Teknik Elektro, tetapi juga diarahkan untuk memperluas kolaborasi lintas program studi dan bidang keahlian di lingkungan DTE. Dalam bidang Teknik Komputer, diskusi bersama Dr. Prima Dewi Purnamasari berfokus pada peluang pengembangan program joint degree dan penguatan kerja sama akademik di bidang komputasi dan teknologi digital. Sementara itu, bersama Dr. Basari dibahas potensi perluasan kolaborasi untuk Teknik Biomedik, terutama melalui pengembangan program pendidikan bersama yang mendukung integrasi teknologi, rekayasa, dan aplikasi di bidang kesehatan.
Aspek strategis lainnya adalah pengembangan kurikulum di bidang semikonduktor dan desain integrated circuit (IC) bersama Kelompok Ilmu Elektronika, dengan melibatkan Prof. Arief Udhiarto. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong penguatan kompetensi mahasiswa dalam teknologi semikonduktor dan desain sirkuit terpadu, yang semakin penting bagi pengembangan industri elektronika, penguatan ekosistem desain chip nasional, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang teknologi strategis.
SDG 4 – Quality EducationPengembangan program Triple Degree, Double Degree, dan Fast Track mendukung akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas dan pengalaman akademik internasional.
SDG 9 – Industry, Innovation and InfrastructureRelevan dengan pengembangan kurikulum semikonduktor, desain IC, teknologi digital, dan penguatan kompetensi sumber daya manusia untuk inovasi teknologi.
SDG 17 – Partnerships for the GoalsMencerminkan kemitraan antara DTE FTUI dan UQ dalam pengembangan pendidikan, kurikulum, mobilitas mahasiswa, serta kolaborasi riset lintas negara.
![]()
![]()
Prioritas SDG: SDG 4 dan SDG 17, dengan SDG 9 sebagai pendukung.