"DTE FTUI Unggul, Sinergi, Mendunia"

DTE FTUI Bahas C2C-CTF 2026 dengan Menteri Komdigi

 

DTE FTUI dan Menteri Komunikasi dan Digital Bahas Persiapan C2C-CTF 2026

Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (DTE FTUI) melakukan audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, guna membahas persiapan penyelenggaraan Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026. Kompetisi keamanan siber internasional tersebut akan diselenggarakan di Bali pada 10–14 Agustus 2026 dan menjadi salah satu ajang bergengsi bagi talenta keamanan siber dari berbagai negara.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara DTE FTUI dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan kompetisi serta pengembangan ekosistem keamanan siber nasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan talenta digital dan inovasi keamanan siber di kawasan.

C2C-CTF 2026 akan mempertemukan 81 peserta dari 13 negara dalam kompetisi yang menguji kemampuan teknis di bidang keamanan siber, sekaligus menjadi forum kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan penguatan jejaring internasional di bidang teknologi informasi.

Penyelenggaraan kompetisi internasional ini di Indonesia mencerminkan meningkatnya kepercayaan komunitas global terhadap kapasitas Indonesia dalam mengembangkan talenta keamanan siber yang unggul. Melalui keterlibatan aktif dalam penyelenggaraan C2C-CTF 2026, DTE FTUI terus berkomitmen mendukung penguatan sumber daya manusia, kolaborasi internasional, serta inovasi di bidang keamanan siber.

Penyelenggaraan C2C-CTF 2026 mendukung SDG 4: Quality Education melalui pengembangan kompetensi dan talenta di bidang keamanan siber bagi generasi muda. Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure dengan mendorong inovasi, peningkatan kapasitas teknologi digital, dan penguatan ekosistem keamanan siber nasional. Selain itu, kolaborasi antara DTE FTUI, Kemkomdigi, dan peserta dari berbagai negara sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui penguatan kemitraan internasional dalam pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama di bidang teknologi serta keamanan siber.