"DTE FTUI Unggul, Sinergi, Mendunia"

Microgrid: Riset Didik Sudarmadi Raih Doktor FTUI

Dalam pidatonya di sidang terbuka promosi doktor Departemen Teknik Elektro FTUI, Smart Meeting Room (SMR), Senin 27 April 2026 Didik Sudarmadi mengkaji Pengembangan Framework Optimal System Type untuk Program Dedieselisasi pada 130 Isolated Microgrid di Indonesia: Pendekatan Resource Clustering dan Threshold Analysis.

Sidang Promosi yang diketuai oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik UI Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono., M.Phil. Eng. Promotor Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M. K., M.T., Ko-Promotor 1 Dr.-Ing. Budi Sudiarto, S.T., M.T. Ko-Promotor 2 Dr. Muhammad Reza, ST., M.Sc. (Institut Teknologi PLN, Jakarta) Penguji Prof. Ir. Rinaldy Dalimi, M.Sc., Ph.D., Faiz Husnayain, S.T., M.Sc., Ph.D.,Ismi Rosyiana Fitri, S.T., Ph.D. serta Penguji Eksternal Dr. Ir. Suroso Isnandar, S.T., M.Sc., IPU., ASEAN Eng. (PT. PLN (Persero), Jakarta).

Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem optimal untuk menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di wilayah terpencil dengan sistem energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen global dalam meningkatkan akses energi yang andal sekaligus menurunkan emisi karbon.

Secara utama, riset ini mendukung SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, melalui peningkatan pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi sistem kelistrikan pada isolated microgrid. Selain itu, pengurangan penggunaan bahan bakar fosil dalam program dedieselisasi turut berkontribusi terhadap SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, khususnya dalam upaya mitigasi emisi gas rumah kaca.

Di sisi lain, pendekatan berbasis resource clustering dan threshold analysis yang digunakan dalam penelitian ini mencerminkan inovasi teknologi di bidang sistem tenaga listrik, sehingga juga berkontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Implementasi hasil riset ini di daerah terpencil juga mendukung pembangunan komunitas yang lebih berkelanjutan, selaras dengan SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam mendukung transisi energi nasional dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

 

Kontribusi SDGs

SDG 7

Energi bersih dan terjangkau melalui microgrid.

SDG 9

Inovasi infrastruktur energi berbasis microgrid.

SDG 11

Akses energi untuk wilayah terpencil.

SDG 13

Mitigasi perubahan iklim dan pengurangan emisi.


Ringkasan: Penelitian ini berkontribusi pada SDG 7, SDG 9, SDG 11, dan SDG 13 melalui pengembangan
sistem microgrid untuk program dedieselisasi di Indonesia guna mendukung transisi energi bersih, inovasi
infrastruktur, pembangunan berkelanjutan, dan pengurangan emisi karbon.